Beranda > Tips dan Trik > Overclocking Core2 Duo

Overclocking Core2 Duo

Kali ini saya akan menunjukkan cara-cara OC core2duo. bagi yang berminat silakan diikutin aja. dijamin berhasil..

Mobo yang disarankan:
-abit AW9D serie (975X)
-ASUS P5W DH series (975X)
-DFI Infinity or LANParty 975X/G
-abit AB9 serie
-ASUS P5B* Deluxe/WiFi-AP (965P)
-Gigabyte 965P-DS3 or DS4 or DQ6
P5B vanilla tidak disarankan
nForce590/570 Intel Edition tidak disarankan untuk mengikuti prosedur ini

Cooling yang disarankan
-Scythe Infinity
-Scythe Ninja Plus
-Scythe Mine
-Tuniq Tower 120
-Thermalright Ultra-120 or SI-128 or SI-120
-Noctua NH-U12
-Thermaltake Big Typhoon
-Arctic Cooling Freezer 7 Pro
-Zalman CNPS CNPS9500AT
-Zalman CNPS 7700AlCu or 7700Cu
(7 cooling pertama bisa sampai speed core 3.4Ghz dengan temperature yang stabil)

PSU yang disarankan (PSU bawaan casing tidak disarankan kecuali mempunyai rekomendasi OC)
– Tagan di atas 450 watt
– Antec diatas 500 watt
– FSP diatas 500 watt
– Termaltake di atas 500 watt dll

Gunakan RAM dengan rate sebagai berikut:
-DDR2-667 4-4-4-xx (bagus untuk ~400Mhz)
-DDR2-800 5-5-5-xx (bagus untuk ~410Mhz)
-DDR2-800 4-4-4-xx (bagus untuk 500Mhz+) -> bagus untuk E6300/E6400
-DDR2-1066 5-5-5-xx (bagus untuk 530Mhz+)

Tujuan dari panduan ini untuk mencapai 4Ghz (final clockspeed) bisa dicapai

Sebelum memuali OC pastikan dulu BIOS mobo anda sudah di update dengan BIOS terbaru

1. Disable ‘AI Tuning’ untuk ASUS, ‘C.I.A.2’ untuk Gigabyte
2. Set PCI Express (PCIe) frequency @100Mhz (‘Auto’ for DS3/DS4/DQ6)
3. Set PCI frequency @33Mhz
4. Disable Hyperpath 3 (for P5W DH only)
5. Disable any ‘spread spectrum’
6. Disable Q-Fan (for ASUS only)
7. Disable ‘Limit CPUID Max to 3’
8. Disable semua overvoltage protection
9. Disable ‘C1E’
10. Disable ‘EIST’
11. Disable Virtualization Technology
12. Disable No-Execute Memory Protect
13. Disable any other thing you don’t use
14. Jangan enable –kan semua speed enhancements yang terlihat

Seting Memory
Untuk Gigabyte BIOS di bawah ‘M.I.T.’ tekan CTRL+F1
Gigabyte: Set ‘Memory Multiplier’ menjadi 2 (1FSB:1RAM operasional)
ASUS: Set ‘DRAM Frequency’ menjadi DDR2-533 @266Mhz FSB (1FSB:1RAM operasional)
Ketika menaikan FSB, RAM akan mengikuti dengan perbandingan 1:1 terlihat di BIOS.

1. Set ‘DRAM Timing’ ke manual atau disable SPD (pakai SPD untuk P5W DH)
2. Di BIOS bisa terlihat 4 angka separate timing , ganti itu dengan spesifikasi RAM yang anda pakai

contoh. 4-4-4-12
CAS# Latency (tCL)
RAS# to CAS# Delay (tRCD)
RAS# Precharge (tRP)
RAS# Precharge Tunda atau aktifkan ke Precharge (tRAS)

Saat 1FSB:1RAM overclock di atas frequensi RAM gunakan value
Timing: 5-5-5-15
vDIMM: 2.2V

Contoh DDR2-667 4-4-4-12 1.9V operasional pada ~400Mhz harus di set pada 5-5-5-15 2.2V

3. Biarkan timing yang lain pada posisi “auto” atau pada setingan defaultnya

Voltase

1. Set DRAM/DIMM Voltage (vDIMM) ke 2.1V atau 2.2V jika spesifikasi RAM (+0.3V atau +0.4V)
2. Set MCH Voltage (vMCH) ke 1.55V
3. Set FSB Voltage (vFSB) ke 1.40V
4. Naikan SB Voltage (vICH) bertahap sebesar +0.1V dari nilai default
5. Set CPU Voltage (vCore) untuk Procesor :

E6300=1.370V E6400=1.375V E6600=1.400V E6700=1.400V X6800=1.400V

Frequency Control

1. Set CPU Host Clock/Frequency (FSB) ke 333Mhz (300Mhz untuk X6800)
2. Set CPU Clock Ratio atau Multiplier ke posisi default processor

E6300-> 333×7=2331
E6400-> 333×8=2664
E6600-> 333×9=2997
E6700-> 333×10=3330
X6800-> 310×11=3410

3. Simpan settings dan restart

Tahap selanjutnya (jika ingin clock speed lebih besar)
1. Naikan FSB step by step 5Mhz atau 2Mhz
2. Hitung nilai core speed
3. Naikan vCore jika di perlukan secara bertahap sebesar 0.025V

Test Stabilitasi
Memerlukan program antara lain:
– CPU-Z
– Everest
– PC Mark
– Prime95
– Memtest86+
– Core Temp
– SpeedFan dll

Jika system tidak bisa booting masuk kembali ke BIOS default

Untuk ASUS gunakan Bios version 602.

Setingan untuk BIOS ASUS:
Advanced
CPU Frequency: 333Mhz
DRAM Frequency: DDR2-667
PCI Express Frequency: 101
PCI Clock Synchronization mode: 33.33Mhz
Spread spectrum : Disabled
Vdimm: 2.15V
Vcore 1.375V (Bios report 1.304-1.3012, CPUz reports 1.075V on idle, raises on load to 1.272V, near to 0.1V Vdroop)
FSB Termination voltage: Auto
NB Vcore: Auto
SB Vcore(SATA, PCIE) : Auto
ICH Chipset Voltage: Auto

CPU
CPU TM Function: Enabled

Determine by speed : Disabled
Ram timings: 5-5-5-12-6-35-10-10-10-10

Kategori:Tips dan Trik
  1. 11 Juni 2009 pukul 6:10 am

    PENTING NIH!!!
    Aq kan anak IT!!!😉

    Nice POST!!!

    Kedai

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: