Arsip

Archive for the ‘ArtikeL’ Category

Gak sempet nulis…

udah lama gak nulis. udah lama gak buka wordpress.
anyway, Terima kasih buat temen-temen sudah berkunjung. Mudah-mudahan klo ada waktu saya akan lanjutkan sharing di blog ini..
untuk sekarang saya balesin komentar dulu. 🙂

Iklan
Kategori:ArtikeL

Gara-gara Ubuntu Lucid

Akhirnya blog ini di update juga..

Sedikit cerita-cerita dulu ya..  dari dulu saya gak pernah tertarik untuk menggunakan OS selain empunya Microsoft. Selain gampang digunain, softwarenya udah multi support. mulai dari driver sampe software pendukung semua ada. Dari yang free sampe yang berbayar juga ada. Apalagi sekarang Window 7 nya cakep banget.. makin betah deh..

Nah, maret kemaren kan OS unix/ Linux Ubuntu, Pendora, Blankon, masing-masing dengan keluaran terbaru meraka rilis dibulan ini. di sana sini banyak yang bicarain OS gratisan ini. Yang paling menonjol ialah Ubuntu yang terbaru, versinya 10.04. Termakan dari omongan temen2 di forum yang banyak pake ni OS, akhirnya saya niat buat nyoba.

Awal mula saya download live cd yang disediakan di web mereka masing-masing. dalam hal ini saya download Ubuntu 10.04, Kubuntu 10.04, pedora, dan Blankon linux buatan indonesia terbaru..

Langsung install satu persatu secara bergantian. gak nyangka, ternyata saya langsung jatuh hati pada Kubuntu. Tampilannya menarik, layaknya window7 dan Mac OS. Bisa di bilang perpaduannya lah.. Fitur Auto Updatenya juga mantep. Software pendukung udah disediakan. wah, gila pokoknya saya sampe mesem-mesem sendiri. kenapa gak dari dulu nyobain OS sejenis ini.

Nah yang paling bikin gila adalah Comand Promt nya. di Linux disebut Terminal. Asik banget makenya. Mau ngapain aja kudu dari Terminal. Mulai dari Update, Install & remove Software juga dari sini dengan Kode/ perintah yang bermacam-macam.

Dan ternyata hal ini yang buat saya ketagihan. hampir 2 minggu ini, lebih mendalami Ubuntu lagi. sumpah asik banget, hehe.. Sampe-sampe blog ini gak terurus. yah, barang kali lagi panas-panas cinta monyet aja kali ya. ntar juga balik normal sendiri.

Klo temen-temen penasaran sama ni OS, silahkan googling y.. soalnya gw juga baru kenalan sama ni OS. oke guys.. sekian dulu curhatnya..

Kategori:ArtikeL

Intel Rilis Prosesor 32nm Terbaru

12 Januari 2010 1 komentar

Intel akhirnya meluncurkan prosesor dengan arsitektur 32-nm berbasis Westmere architecture. 17 buah model telah di rilis termasuk jenis desktop (codename clarkdale) dan notebooks (arrandale). Fitur yang menawan yaitu telah terintegrasinya kontroler grafik dan kontroler memori. Prosesor-prosesor ini juga mendukung Hyper-threading technology (kecuali Pentium G9650) serta mendukung Turbo boost technology di beberapa model. Menariknya Prosesor ini terdiri dari die chips 32-nm untuk core nya dan 45-nm untuk GPU termasuk kontroler memori.
intel juga sekaligus merilis 3 chipset terbarunya yaitu H57, H55, dan Q57.

Berikut Tabelnyasource: Hardwaresecrets.com

Kategori:ArtikeL

Eco Consulting mengeluarkan sertifikat 80Plus Platinum

10 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Eco Consulting merupakan sebuah organisasi/ perusahaan yang berhak menentukan suatu PSU memperoleh sertifikat 80Plus. 80Plus sendiri adalah sign yang menyatakan suatu PSU memiliki efisiensi 80%. Sertifikat ini terdiri dari 80Plus standar, 80Plus Bronze, 80Plus Silver, 80Plus gold dengan masing-masing efisiensi 80%, 82%, 85%, dan 87%. Dan khusus untuk 80Plus Platinum memiliki Efisiensi 90%. Semakin tinggi Efisiensi suatu PSU maka Penggunaan Listrik akan semakin hemat serta semakin mahal pula harga di tiap kelasnya. Lalu mengapa tidak disebut 90Plus saja? Alasannya branding yang dikenal saat ini ialah sign 80Plus sudah terlanjur melekat oleh pecinta PSU.

Kategori:ArtikeL

Core i series masih lebih unggul dibandingkan Phenom II X4

10 Desember 2009 2 komentar

Banyak yang bertanya-tanya manakah prosesor yang paling cepat. core i5/ core i7 kah atau Phenom II X4?

Jenis prosesor di atas adalah jenis proseror kasta tertinggi untuk penggunaan umum (non server). ketiga jenis prosesor tersebut menggunakan teknologi yang sama (hanya penamaannya yang berbeda) namun fitur yang berbeda. Yang paling menonjol ialah controler memori sudah terintegrasi di dalam prosesor yang katanya AMD lah pencetus teknologi tersebut. Terlepas dari hal itu, prosesor Phenom II X4 seri tertinggi sekalipun belum mampu menyamai ketangguhan Core i5 apa lagi core i7 dengan hyper treadingnya. Dalam hal gaming maupun aplikasi multi tasking core i series masih lebih unggul.

Maka jawabnya Phenom II X4 seri tertinggi sekalipun masih dibawah core i5 dan core i7. Hasi benchmark compare akan menyusul.

Kategori:ArtikeL

Bersiaplah mengganti Hardisk anda dengan Solid State Drive (SSD Drive)

10 Desember 2009 2 komentar

Semakin lama kebutuhan akan spasi penyimpanan data semakin besar. Jika kemarin satuan terbesar hardisk adalah Gigabyte maka sekarang adalah Terabyte. Satu terabyte sama dengan seribu gigabyte. Bayangkan berapa banyak data yang sanggup ditampung di dalamnya. Disisi lain semakin besar kapasitas hardisk maka semakin tidak efisien dari segi ergonomisnya (bentuk dan penataannya), maka dari itu sekarang telah diciptakan Hardisk yang disebut solid state drive yang biasa kita dengar SSD. Sebenarnya teknologi ini sudah banyak beredar dari beberapa tahun yang lalu. Tepatnya saat kemunculan Handphone canggih. Hanya saja SSD yang kita kenal tersebut diaplikasikan untuk komputer juga. Perbedaan yang mencolok dari SSD card ialah SSD drive ini memiliki daya transfer data yang jauh lebih cepat dari SSD card. Bahkan lebih cepat dari Hardisk. Maka vendor hardware komputer berlomba-lomba untuk membuat SSD Drive yang super cepat, lebih dingin, lebih hemat energi, dan lebih ramah lingkungan tentunya. Hingga saat ini yang sudah beredar dipasaran yaitu dari merk OCZ, Samsung, dan Seagate. Namun harga yang dipatok cukup mahal. Saat ini SSD drive dipakai oleh kalangan yang memiliki dana untuk menebus kehebatan si pengganti hardisk konvensional, khusunya untuk para gamer sejati. Tentu saja di dukung oleh kinerja komputer yang super juga. (baca: high end PC).

Kategori:ArtikeL

Pengertian Memori Dual Channel pada Ram

12 September 2009 2 komentar

Memori di kontrol oleh sebuah sirkuit yg dinamakan memory controller. Sirkuit ini secara fisik terletak dalam chipset (northbridge, disebut MCH oleh Intel), dan dalam processor (AMD dan Intel Core I7). Memori (RAM) terhubung dgn memory controller melalui beberapa jalur yg terbagi 3 grup, yaitu : data, address (alamat), dan control.

  • Jalur data membawa data yg akan/sedang dibaca (data dari RAM – memory controller – processor) atau data yg ditulis (processor – memory controller – RAM).
  • Jalur address memberitahukan modul memori (RAM)dimana tepatnya data harus diambil atau disimpan.
  • Jalur control mengirimkan perintah kepada modul RAM, memberitahukan bahwa operasi yg dijalankan telah selesai. Contoh nya penulisan atau pembacaan data.

Lebih jelasnya pada gambar berikut

Gambar diatas terdapat pada sistem Intel sebelum teknologi yg diterapkan pada Core I7, sedangkan pada sistem AMD, memory controllernya terdapat dalam processor sehingga akses memori oleh processor akan lebih cepat karena tidak menggunakan perantara.

Sementara itu kecepatan memori (clock rates), kapasitas maksimum dan tipe memori yg dapat digunakan ditentukan oleh chipset (pada sistem Intel), dan Processor (pada sistem AMD).

Jika kecepatan memori yg didukung oleh chpset (memory controller) hanya sampai DDR 667, maka memori dgn kecepatan 800 MHz hanya akan berjalan pada kecepatan 667 MHz sj. Hal ini disebabkan batasan dari memory controller itu sendiri, tapi hanya berlaku pada sistem Intel sj. Pada sistem AMD, jenis processor yg akan menentukan batasan kecepatan memori. Pada processor dengan soket AM2 kecepatan maksimal yg didukung adalah 800 MHz, sedangkan soket AM2+ hingga kecepatan 1066 MHz.
Hal menarik lainnya yaitu ttg kapasitas maksimum yg dapat dikenali oleh sistem. Kebanyakan processor Intel mempunyai 32 atau 36 bit memory address bus. Ini memungkinkan processor mengenali 4 GB (2 pangkat 32) atau 64 GB (2 pangkat 36) memori. Tapi dgn adanya memory controller, maka kapasitas maksimal dibatasi hanya sampai dgn 8 GB sj, ditambah lagi dgn produsen mobo yg hanya menyertakan 2 atau 4 slot memori saja.

Sistem Dual Channel

Memori yg ada saat ini umumnya merupakan perangkat 64 bit, sehingga lebar jalurnya pu hanya 64 bit sj. Dengan sistem dual channel, maka lebar jalur pada memori akan digandakan dua kali lipatnya menjadi 128 bit. Jadi meningkatkan transfer rate maksimum adalah dgn menggunakan teknik dual channel ini.
Cara menghitung kecepatan transfer maksimum yaitu dgn menggunakan rumus : DDR clock speed x bit address / 8. Contohnya modul memori dgn kecepatan 800 MHz akan berjalan dengan kecepatan transfer maksimal 6400 mbps. (800 x 64 / 8 = 6400). Dengan menggunakan teknik dual channel, maka secara teoritis kecepatan transfer maksimum akan menjadi 12800 mbps (800 x 128 / 8 = 12800). Tapi perhitungan ini hanya merupakan teori sj, karena kenyataannya tdk ada processor atau chipset (memory controller) yg dapat mentransfer data 100 % dalam satu waktu. Untuk mengetahui kecepatan transfer real biasanya kita menggunakan software sisoft sandra, dimana transfer rate nya pasti akan berada dibawah transfer rate teoritisnya.
Untuk mengaktifkan modus dual channel kita membutuhkan chipset dan mobo yg kompatibel (pada sistem Intel) dan CPU yg kompatibel (pada sistem AMD). Selain itu kita juga membutuhkan 2 atau 4 keping memori yg identik dari sisi clock rate, timing dan kapasitas yg sama.
Hal lainnya kita juga harus memperhatikan pemasangan modul memori pada soket yg benar agar modus dual channel dapat berjalan. Bila kita memiliki 4 keping memori maka pemasangan di slot manapun tidak akan menjadi masalah. Akan tetapi lain halnya ketika kita hanya mempunyai 2 keping memori (dan hal ini yg berlaku umum).
Sistem Intel dan AMD memberlakukan hal yg berbeda agar modus dual channel dapat berjalan. Pada sistem Intel, channel A dan B diletakkan pada soket secara berselang-seling. Biasanya pada slot 1 dan 3 atau slot 2 dan 4.

Sedangkan sistem AMD berurutan yaitu pada slot 1 dan 2, atau 3 dan 4.

Untuk memudahkan pengguna, baik produsen mobo Intel maupun AMD menggunakan warna yg sama utk setiap channel yg sama. Misalnya warna hitam utk channel A, dan biru utk channel B.
Setelah proses pemasangan yg benar, maka utk memastikan bahwa modus dual channel telah berjalan, kita dapat melakukan dua cara. Yaitu melihat pada proses POST (layar hitam berisi informasi HW pada waktu kita pertama kali menyalakan komputer), maupun menggunakan software semisal CPU-z.

Sumber : www.hardwaresecrets.com

Kategori:ArtikeL