Arsip

Archive for the ‘Tips dan Trik’ Category

Firefox dengan Source Memory yang Kecil

20 Juli 2009 3 komentar

Seperti yang kita ketahui Browser yang paling handal, bagus dan top di dunia untuk saat ini masih di miliki Mozilla FireFox. Karena browser yang satu ini bisa lebih cepat dan stabil di bandingkan dengan browser2 lainnya. Bahkan saat ini hanya Mozilla yang benar2 bisa menampilkan sebuah halaman web dengan sempurna. Karena tidak semua tampilan Web / Blog yang bisa di buka secara sempurna oleh sebuah Proram Browser Internet.

Namun bagaimanapun pasti segala sesuatu ada kekurangannya, seperti Mozilla FireFox dengan segala kelebihannya juga mempunyai kekurangan. Yaitu browser satu ini memakan banyak beban penggunaan memory RAM ketika kita menggunakan atau membukanya. Apalahi jika kita banyak menggunakan tab browser pada FireFox. Dan juga jika koneksi kita tidak terlalu bagus akan menyebabkan crash. Dan yang pasti kita juga tidak mau Computer kita akan menjadi lambat hanya gara-gara mengunakan Browser Mozilla. Untuk mengatasi masalah tersebut maka saya sangat sarankan anda untuk menggunakan sebuah Software Firefox Ultimate Optimizer.Dengan program ini kita benar2 dapat meminimalkan penggunaan memory FireFox pada Computer kita. Sehingga tentunya membuat Browser kita makin cepat , lancar dan stabil ketika sedang browsing di internet.

Liat disini, ini sebelum dijalankan

Nah yang ini sesudah dijalankan :D

Nah software nya bisa download disini

sumber koc2.com

Kategori:Tips dan Trik

Membersihkan bad sector HDD

sumber: KOC2.com
Berikut merupakan cara membersihkan bad sector hard disk dengan cara yang mudah.
Sebelum dibersihin
http://i41.tinypic.com/2pzwhtz.jpg

setelah dibersihin
http://i41.tinypic.com/107w085.jpg

Saya cuma memakai uitlity MHDD (www.hddguru.com) yang freeware, dengan boot device dari disket. langsung ke cara-cara nya aja ya….
Bad sector soft (logical) merupakan bad yang secara prinsip masih dapat diperbaiki dengan menggunakan tool yang disebutkan di atas. Inget, kalo udah bad sector secara fisik, sudah tidak dapat diperbaiki lagi.

1. Pertama, boot PC (tanpa HDD) untuk mengubah setting HDD di BIOS. Dalam artian HDD yg bermasalah jangan didetek di BIOS (set IDE detection ke “None” di BIOS)
2. HDD yang bermasalah harus dipasang di PC sebagai Primary Master. Boot PC dengan MHDD. Pilih HDD yang muncul pada saat MHDD mulai.
3. JIKA TERJADI ERROR SAAT BOOT DAN MHDD tidak loading : shutdown lagi PC anda, lepas kabel power HDD yg bermasalah dan boot lagi. Setelah boot berhasil, pasang kabel power HDD anda.
4. Tekan Shift+F2 untuk meng-initiate HDD anda yg bermasalah. Model dan firmware akan muncul di MHDD
5. Setelah MHDD mengenali type HDD anda dengan tepat, tekan tombol F4 dua kali untuk mulai menganalisa sector HDD tsb.
6. Jika proses scanning terganggu oleh informasi adanya bad sector dengan kode UNC, AMNF atau lainnya, anda dapat melewati area tersebut dengan menekan tombol panah kanan (->).
7. Informasi adanya bad sector pada area tertentu akan dicatat oleh MHDD pada file mhdd.log
8. Jika anda ingin mulai memperbaiki HDD ini, siapkan waktu luang yg cukup lama. Saya merekomendasikan proses ini dimulai pada malam hari saat akan tidur sehingga tidak menganggu aktifitas.

Kategori:Tips dan Trik

SoftMode VGA ATI – merubah bios pabrikan

11 Juni 2009 5 komentar

* Ditujukan buat yg pengen OC tp VGA & Mobo gak kompatible (Tidak terdeteksi oleh ATi Tool)
* Buat yang pengen belajar Mod bios VGA
* Hati-hati
* Tanggung jawab masing2 klo “kebablasan”

Software yg di gunakan…
GPU-Z
RBE
Winflash

1. Buka GPUZ, lalu tekan icon hijau dekat logo VGA anda / pada kolom BIOS Version, “save to file” untuk menyimpan bios original anda (rv630.bin)

2. Buka RBE, klik “load BIOS” cari file bios original tadi anda simpan (rv630.bin) lalu “open”

3. Perubahan clock ada dalam tab “clock settings” yang meliputi clock GPU, mem GPU & volttase, sementara pengaturan fan VGA ada dalam tab “fan settings”

Sedikit pemberitahuan mengenai “clock info” :
-clock info 00 = Pada saat boot
-clock info 01 = Pada saat penggunaan 2D / idle
-clock info 02 = Pada saat penggunaan 2D / idle
-clock info 03 = Pada saat penggunaan 3D high detail / full load
** perubahan dlakukan pada “clock info 00” & “clock info 03”

4. “save bios” untuk menyimpan hasil setting bios anda (2600xt oc.rom)

5. Buka Winflash, trus klik “load image”, cari bios mode anda (2600xt oc.rom) “open”

6. Proses akan segera dlakukan setelah anda menekan “program”

7. Tunggu deh… trus ikuti perintah selanjutnya, restart… dan lihat hasil nya

VGA saya 2600XT bukan 4870 X2 yg tertera di SS (softmode)

Overclocking Core2 Duo

11 Juni 2009 1 komentar

Kali ini saya akan menunjukkan cara-cara OC core2duo. bagi yang berminat silakan diikutin aja. dijamin berhasil..

Mobo yang disarankan:
-abit AW9D serie (975X)
-ASUS P5W DH series (975X)
-DFI Infinity or LANParty 975X/G
-abit AB9 serie
-ASUS P5B* Deluxe/WiFi-AP (965P)
-Gigabyte 965P-DS3 or DS4 or DQ6
P5B vanilla tidak disarankan
nForce590/570 Intel Edition tidak disarankan untuk mengikuti prosedur ini

Cooling yang disarankan
-Scythe Infinity
-Scythe Ninja Plus
-Scythe Mine
-Tuniq Tower 120
-Thermalright Ultra-120 or SI-128 or SI-120
-Noctua NH-U12
-Thermaltake Big Typhoon
-Arctic Cooling Freezer 7 Pro
-Zalman CNPS CNPS9500AT
-Zalman CNPS 7700AlCu or 7700Cu
(7 cooling pertama bisa sampai speed core 3.4Ghz dengan temperature yang stabil)

PSU yang disarankan (PSU bawaan casing tidak disarankan kecuali mempunyai rekomendasi OC)
– Tagan di atas 450 watt
– Antec diatas 500 watt
– FSP diatas 500 watt
– Termaltake di atas 500 watt dll

Gunakan RAM dengan rate sebagai berikut:
-DDR2-667 4-4-4-xx (bagus untuk ~400Mhz)
-DDR2-800 5-5-5-xx (bagus untuk ~410Mhz)
-DDR2-800 4-4-4-xx (bagus untuk 500Mhz+) -> bagus untuk E6300/E6400
-DDR2-1066 5-5-5-xx (bagus untuk 530Mhz+)

Tujuan dari panduan ini untuk mencapai 4Ghz (final clockspeed) bisa dicapai

Sebelum memuali OC pastikan dulu BIOS mobo anda sudah di update dengan BIOS terbaru

1. Disable ‘AI Tuning’ untuk ASUS, ‘C.I.A.2’ untuk Gigabyte
2. Set PCI Express (PCIe) frequency @100Mhz (‘Auto’ for DS3/DS4/DQ6)
3. Set PCI frequency @33Mhz
4. Disable Hyperpath 3 (for P5W DH only)
5. Disable any ‘spread spectrum’
6. Disable Q-Fan (for ASUS only)
7. Disable ‘Limit CPUID Max to 3’
8. Disable semua overvoltage protection
9. Disable ‘C1E’
10. Disable ‘EIST’
11. Disable Virtualization Technology
12. Disable No-Execute Memory Protect
13. Disable any other thing you don’t use
14. Jangan enable –kan semua speed enhancements yang terlihat

Seting Memory
Untuk Gigabyte BIOS di bawah ‘M.I.T.’ tekan CTRL+F1
Gigabyte: Set ‘Memory Multiplier’ menjadi 2 (1FSB:1RAM operasional)
ASUS: Set ‘DRAM Frequency’ menjadi DDR2-533 @266Mhz FSB (1FSB:1RAM operasional)
Ketika menaikan FSB, RAM akan mengikuti dengan perbandingan 1:1 terlihat di BIOS.

1. Set ‘DRAM Timing’ ke manual atau disable SPD (pakai SPD untuk P5W DH)
2. Di BIOS bisa terlihat 4 angka separate timing , ganti itu dengan spesifikasi RAM yang anda pakai

contoh. 4-4-4-12
CAS# Latency (tCL)
RAS# to CAS# Delay (tRCD)
RAS# Precharge (tRP)
RAS# Precharge Tunda atau aktifkan ke Precharge (tRAS)

Saat 1FSB:1RAM overclock di atas frequensi RAM gunakan value
Timing: 5-5-5-15
vDIMM: 2.2V

Contoh DDR2-667 4-4-4-12 1.9V operasional pada ~400Mhz harus di set pada 5-5-5-15 2.2V

3. Biarkan timing yang lain pada posisi “auto” atau pada setingan defaultnya

Voltase

1. Set DRAM/DIMM Voltage (vDIMM) ke 2.1V atau 2.2V jika spesifikasi RAM (+0.3V atau +0.4V)
2. Set MCH Voltage (vMCH) ke 1.55V
3. Set FSB Voltage (vFSB) ke 1.40V
4. Naikan SB Voltage (vICH) bertahap sebesar +0.1V dari nilai default
5. Set CPU Voltage (vCore) untuk Procesor :

E6300=1.370V E6400=1.375V E6600=1.400V E6700=1.400V X6800=1.400V

Frequency Control

1. Set CPU Host Clock/Frequency (FSB) ke 333Mhz (300Mhz untuk X6800)
2. Set CPU Clock Ratio atau Multiplier ke posisi default processor

E6300-> 333×7=2331
E6400-> 333×8=2664
E6600-> 333×9=2997
E6700-> 333×10=3330
X6800-> 310×11=3410

3. Simpan settings dan restart

Tahap selanjutnya (jika ingin clock speed lebih besar)
1. Naikan FSB step by step 5Mhz atau 2Mhz
2. Hitung nilai core speed
3. Naikan vCore jika di perlukan secara bertahap sebesar 0.025V

Test Stabilitasi
Memerlukan program antara lain:
– CPU-Z
– Everest
– PC Mark
– Prime95
– Memtest86+
– Core Temp
– SpeedFan dll

Jika system tidak bisa booting masuk kembali ke BIOS default

Untuk ASUS gunakan Bios version 602.

Setingan untuk BIOS ASUS:
Advanced
CPU Frequency: 333Mhz
DRAM Frequency: DDR2-667
PCI Express Frequency: 101
PCI Clock Synchronization mode: 33.33Mhz
Spread spectrum : Disabled
Vdimm: 2.15V
Vcore 1.375V (Bios report 1.304-1.3012, CPUz reports 1.075V on idle, raises on load to 1.272V, near to 0.1V Vdroop)
FSB Termination voltage: Auto
NB Vcore: Auto
SB Vcore(SATA, PCIE) : Auto
ICH Chipset Voltage: Auto

CPU
CPU TM Function: Enabled

Determine by speed : Disabled
Ram timings: 5-5-5-12-6-35-10-10-10-10

Kategori:Tips dan Trik

Step By Step OverClocking

11 Juni 2009 1 komentar

Tutorial ini ditujukan bagi para newbie atau pemula yang ingin mengseksplorasi kemampuan mereka dalam bidang komputer hardware. Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan secara ringkas step by step overclocking.

Langkah 1 Komponen Komputer
kita harus mengetahui spesifikasi hardware itu sendiri. yang paling umum adalah Motherboard, Memory, Processor, VGA, Dan power suplay.

Langkah 2 Pabrikan apa yang bagus/ cocok buat OC (overclcoking)

Chipset. Mulai cari tahu lebih dalam tentang chipset yang terdapat di dalam mobo (motherboard). chipset berguna untuk mengetahui seberapa besar kemampuan mobo dalam membantu proses OC dan kinerja prosesor. Chipset yang paling umum dipakai dan diakui ketahanannya adalah:
P965, p35, X38, P43, p45, x48, dan x58.
Type chipset anda tidak tertera di sini? tak perlu kawatir sebab pada dasarnyaOC tidak dipengaruhi oleh jenis chipset yang kita pakai. hanya jika menggunakan chipset di atas hasilnya akan lebih memuaskan.

Motherboard. saya menyarankan menggunakan mobo pabrikan ternama seperti biostar, asus, abit, gigabyte, DFI, dll.
Biostar = kemampuan sangat masuk akal mengingat harganya yang terjangkau. dalam hal ini biostar yang berchipset intel p45.
Asus = Fitur OC sangat melimpah karena pabrikan mendukung Overclocking apa lagi seri-seri tinggi nya. namun harga nya cukup menyesakkan kantong.
Abit = lebih baik dibandingkan dengan biostar jika dilihat dari segi harga dan kinerjanya.
Gigabyte = harga dan kinerja setaraf dengan asus dengan type sekelasnya.
DFI = ini motherboar untuk enthusias Overcloker. opsi bios sangat rumit bagi pemula. performa tidak diragukan karena kompetisi overclock selalu menggunakan mobo ini.

Memory. Jangan sekali-kali melakukan OC jika anda menggunakan RAM value (murah) seperti V-gen, kingston, dll. saya menyarankan menggunakan Team Extreem (spesial oC) karena dalam RAM ini ditanamkan chips MICRON yang terkenal akan kemampuan OC dan ketahanan panasnya (chips Micron DG9MH dan D9GKX).

Langkah 3 – Persiapan mental sebelum OC

Mengapa harus persiapan mental? Coz..kalo mental kalian kurang, sulit rasanya bisa mencapai kepuasan maksimal dalam OC.dan ingat, OC itu trial n error. sekali lagi, trail n error. jadi jangan nanya, “spec saya gini, gini, gini…..bisa diOC ampe berapa yah?” lo mesti nyoba ndiri baru tau berapa kemampuan maksimal dari kompie u.

1. OC itu ada untung ruginya, dan memang ada kemungkinan komputer kalian kurang stabil, tapi dibalik itu semua kalian bakal nemuin performa procie kalian yang berbeda daripada sebelumnya. tentu saja lebih bagus, mana mungkin ada orang yang nge-overclock agar kompienya jadi lemot? 😀

2. Jangan cepet puas dengan ANGKA GENAP, karena belum tentu angka itu adalah KEMAMPUAN MAKSIMAL processor kalian. Maksudnya? kebanyakan orang akan berhenti nge-OC apabila udah mencapai hasil 2GHz ato 3Ghz misalnya. Enggak salah sih, tapi darimana kita tahu kalo angka itu adalah hasil maksimal procie kita tanpa kita coba? Jadi, coba terus sampe kalian ketemu hasil yang bener” maksimal, di sinilah kepuasan maksimal itu kalian dapatkan.

3. Ngga semua processor yang sama bisa di-OC dengan frekuensi yang sama pula. Misal, core2duo E8500 yang hasil setelah overclocknya dari 3,16 GHz jadi 6,2 GHz belum tentu sama dengan E8500 yang kita pake. Mengapa? Karena semua procie itu pada dasarnya dibuat dalam wadah yang sama, setelah itu baru dites pada level mana dia dites dan bisa melalui tes tersebut. Misal, procie E2xxx dites, dan apabila bisa melewati tes 1,8 GHZ maka procie itu diberi label E2180 (2,0GHz), jika hanya 1,8 GHz ato 1,6GHz maka akan diberi label E2160 dan E2140.

4.CARI TAHU DIMANA TOMBOL/JUMPER CLEAR CMOS!!!
Kalo kalian gak tahu dimana bagian ini, lebih baik urungkan niat kalian buat OC. Kenapa? bisa berabe kalo ternyata settingan kalian gagal,dan gak bisa masuk bios, settingan akan kembali seperti semula.
Cara gantinya? ubah posisi jumper dari 1-2 ke 2-3, trus tekan power (biasanya gak nyala) dan kembalikan lagi posisi jumper dari 2-3 ke 1-2. Berarti kalian udah mengembalikan settingan bios ke settingan awal, kalo di hape namanya restore factory settings.
Udah sedikit ngerti?ayo kita lanjut lagi…

Langkah 4 – Mulai nge-OC

Selamat datang di menu BIOS (baca: Basic Instruction Operating System). Di sini tempat kita nge-OC processoruntuk mendapatkan hasil yang maksimal. carilah menu OC di tiap2 bios mobo. (liat buku manual). karena tiap mobo berbeda-beda dan tidak mungkin di bahas satu-satu.

4.1 Ngubah freq procie

Ubahlah freq procie kalian sedikit demi sedikit, setiap 10MHz ato 5MHz cukup,lalu save and exit. Apabila dikemudian ternyata gak bisa masuk bios, ato ada bunyi” yang aneh, apa yang harus kalian lakukan? Itu tandanya settingan kalian tidak bisa dijalankan oleh motherboard. Udah tau kan apa yanh harus dilakukan? ubah posisi jumper, dan ngeset lagi deh.

4.2 Ngatur rasio perbandingan FSB:RAM

Ini buat apa sih? Gunanya agar memori yang kalian gunakan tidak akan menjadi hambatan ketika nge-OC. Kebanyakan orang mengeluh karena memorinya gak kuat.Mengapa memoriku gak kuat?biasanya karena freq procie kalian tidak bisa dijalankan..liat bentar deh ke bawah:

DDR2-PC6400 artinya memori berjalan di 6400:8 = 800MHz
DDR2-PC5300 artinya memori berjalan di 5300:8 = 667MHz
DDR2-PC4200 artinya memori berjalan di 4200:8 = 533MHz

Kesimpulan? Kemampuan memori berjalan dilihat dari PC6400,PC5300,PC4200 trus dibagi 8.

Gimana caranya tahu freq memori kalian dengan freq procie?
Sebagai contoh aku gunakan E2160 (9x200MHz).
Rasio 1:1 — Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM dikali 2, yaitu 400MHZ.
Rasio 3:2 — Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 3 dibagi 2, hasilnya 3 ), yaitu 600MHZ.
Rasio 4:5 — Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 4 dibagi 5, hasilnya 1,6 ), yaitu 320MHZ.
Rasio 2:1 — Apabila FREQ PROCIE 200MHz, maka FREQ RAM ( 2 dikali 2 dibagi 1, hasilnya 4 ), yaitu 800MHZ.

4.3 Koq kompie gw gak mau nyala? Windows gw tiba” ada layar biru?

Itu tandanya ada settingan yang salah dengan bios kalian. Biasanya disertai dengan bunyi” aneh u/ mobo tertentu. Lho koq bisa? Jangan panik dulu bro, itu cuma kesalahan kecil koq. Masalah ada macem” yang bikin kompie bro gak nyala,berikut ini masalah yang biasa terjadi selama kesalahan kecil dalam OC.

1. Memori gak kuat ngangkat, disebabkan oleh freq memori yang terlalu tinggi/rendah dibandingkan dengan freq standar. Contoh, ddr2 pc 5300 (667 MHz) apabila dijalankan di freq >700MHz (kira”) kadang” bisa error. Gak semua memori kaya begini koq, tergantung merek memorinya juga sih. Standarnya seh begini bro.

2. Masuk sih ke bios, tapi waktu masuk windows ada blue screen ( ada tulisan “Windows memory dump” )
Nah kalo ini masalah terletak pada voltase yang dialokasikan untuk cpu dan memory anda, ( untuk OC yang extreme masalah juga berkaitan dengan voltase northbridge dan southbridge )
Naikin aja voltase memory dan cpu bro SEDIKIT demi SEDIKIT. Jangan terlalu lebih, kenapa? Biar cpu bro gak overheated / terlalu panas, yang dapat memicu kerusakan. Naikin aja sekitar 0,01-0,05v (procie) dan 0,1-0,2v (memory). PERHATIIN JUGA SUHU PROCESSOR KALIAN!
Jangan liat suhu procie di bios, coz kadang” bisa menipu. Pake aja software standar, seperti coretemp. DL aja ke link di bawah:
http://www.alcpu.com/CoreTemp/CoreTemp.zip

3. Kompie gak bisa nyala nih!!! Kebanyakan orang stres gara” mengira kalo ada komponen yang rusak apalagi kalo ternyata itu milik orang laen. 😀
Ngga koq bro, masalah terletak pada CLEAR CMOS. Cukup mengubah posisi jumper dari 1-2 ke 2-3 (liat di bagian atas ya bro, udah aku ketik)
maka bios akan kembali ke settingan semula. Ada sih cara laen yang repot, yaitu ganti batere bios ( CR2032 ).
Setelah clear cmos diluncurkan(hehe..) maka bios akan kembali ke settingan awal pabrik, dan tentunya settingan OC kalian juga ilang. Terus? Ya OC lagi aja… Cape deh? Ya emang, namanya ovverclocker itu kudu sabar bro 🙂

5. Hore! Gw udah ketemu settingan max buat procie gw, dan sekarang kompie gw udah di-OC ampe … GHZ!
Selamat ya bro! 1 tahap udah dilewati ( mustinya 4 tahap ya? ) dan ada tahap selanjutnya setelah procie kalian ter-OC.
Nih..

1. Stabil gak procie kalian jalan di freq segitu?
Kebanyakan procie awalnya stabil setelah di-OC ( masuk windows, jalanin beberapa aplikasi, dsb. ) tetapi sebenarnya gak cuma bangsa 10 menit-30 menit buat ngeliat kompie kalian stabil ato gak jalan di freq segitu, tetapi butuh waktu sekitar 7-8 jam.
Pengalaman : ( kompie gw pas di-OC ke 3500MHz dari 1800MHz awalnya stabil, eh setelah dipake sana-sini, buat maen game, aplikasi photo, dll. tiba” setelah sekitar 4 jem nge-hang dan ada tulisan “windows memory dump”. So? ya gw turunin deh freq nya, coba jalan di 3350MHz. Stabil pada freq segini, dibuktikan dengan seharian dinyalain oke aja tuh. )
2. SUHU again..
Ini bukan sang SUHU (dewa) tapi temperatur procie kalian.. 😀 😀
Jangan terlalu panas juga ya bro suhu procie kalian, MAX ada di 60C lah buat kegiatan sehari-hari di ruangan non-AC. Kalo sampai lebih, mending turunin dikit deh bro frequensi procie, biar gak cepet rusak.

SeLamat mencoba.

Kategori:Tips dan Trik

VALIDASI WINDOWS

29 Desember 2008 2 komentar

Anda yakin windows anda udah valid???

Kalo original tentu sudah yakin.

Nah,,  gimana kalau pengguna windows non ori??

Bagi anda yang sudah terbiasa dengan OS satu ini pasti bukan masalah jika windows kena blokir oleh microsoft. Dengan otak-atik registry sampai mengganti license key windows secara manual ga sampai 3 menit pasti beres.

Lain cerita jika anda cuma bisa pakai aja, ya minimal bisa internetan lah, tapi masih bingung kalo kena. Tanya sana, tanya sini, googling sana-sini, walau akhirnya ketemu biang masalah dan cara mengatasinya. Bahkan kalo terkesan ribet ada juga yang cuma double click doang trus beres (patch). Ketemu key-key baru yang diclaim “worked” biar udah di test pake WGA tools katanya genuine. Yakin????

Intinya sebelum kena blokir atau yang udah kena blokir terus pakai WGA tool ga jaminan deh…

Biar yakin windowsnya udah valid download WGA Notifications jika selesai langsung instal aja. Jika selesai silahkan klik di sini untuk Validasi.

http://www.microsoft.com/genuine

Kategori:Tips dan Trik

10 Tips sebelum Overclocking

27 Desember 2008 Tinggalkan komentar
  1. Pengetahuan adalah kekuatan, bukan hanya untuk keberhasilan  melainkan kepuasan terutama dalam overclock ini.
  2. Mengetahui komponen-komponen (merk dan tipe processor, power supply, motherboard, memory, pendingin, dll)
  3. Memahami bios hingga OS nya, pelajari bios, baca manual information yang sangat berguna.
  4. Memahami panas adalah musuh utama overclocking.
  5. Tiap speck berbeda kemampuannya.
  6. Memahami bahaya overclocking, apa-apa saja yang membahayakan, mengetahui masalah yang terjadi serta penyelesaiannya (rajin berdiskusi).
  7. Keberanian
  8. Bersedia gagal (kesalahan setting dapat merusak komponen).
  9. Jangan OC komputer orang lain (ntar bisa ganti tapi ga bisa beli)
  10. info lebih lengkap di www.techpowerup.com
Kategori:Tips dan Trik